Info Kesehatan: Pengaruh Liburan dengan Hormon Serotonin


Ungkapan bahwa liburan atau plesiran hanya menghambur-hamburkan uang, rasanya sudak tidak relevan lagi di era Milenial. Bagaimana jika berlibur adalah satu-satunya cara untuk bahagia bagi seseorang? Berlibur bisa menjadi satu-satunya kunci bagi pekerja yang penat dengan rutinitas kantor.
Liburan yang berkwalitas akan bertahan hingga 3 bulan. Momen-momen selama liburan akan mengendap dalam ingatan dan memberikan gairah lebih dalam menjalani kehidupan. Pakar psikologi, telah memaparkan bahwa berlibur memiliki pengaruh terhadap kesehatan.
Beberapa aktivitas yang bisa dilakukan selama berlibur juga dapat membantu penyaluran hormon serotonin. Hormon serotonin adalah hormon yang memicu rasa senang dan tenang. Rasa senang dan tenang setelah berlibur dapat terus memberikan dampak terhadap pekerjaan yakni semakin fokus dalam berkonsentrasi. Jadi, masih menolak untuk berlibur? 

Komentar